Buku

Birkland, T. A. Agenda Setting in Public Policy di F. Fischer, G. J. Miller, & M. S. Sidney. (2007) Handbook of Public Policy Analysis: Theory, Politics, and Methods. Florida: Taylor and Francis Group.

Boyce, C. & Neale, P. (2006). Conducting In-Depth Interview: A Guide for Designing and Conducting In-Depth Interview for Evaluation Input. Massachuset: Pathfnder.

Dagger, R. (2002). Republican Citizenship, di E.F Isin, dan B.S Turner (Eds.) Handbook of Citizenship Studies. London: Sage Publishing.

Gultom, B. (2010). Pelanggaran HAM dalam Hukum Keadaan Darurat di Indonesia: Mengapa Peradilan HAM Ad Hoc Indonesia Kurang Efektif? Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Hiariej. E, & Stokke. K (Eds). (2017). Politics of Citizenship in Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia berkolaborasi dengan PolGov FISIPOL UGM dan University of Oslo.

Laitin, D.L. (1998). Identity in Formation: The Russian-Speaking Populations in the Near Abroad (The Wilder House Series in Politics, History, and Culture). New York:Cornell University Press.

Maarif, S. (2017). Pasang Surut Rekognisi Agama Leluhur dalam Politik Agama di Indonesia. Yogyakarta: CRCS UGM.

Martin, F.F (Eds). (2006). International Human Rights and Humanitarian Law: Treaties, Cases and Analysis. New York: Cambridge University Press.

Majelis Ulama Indonesia. (2018). Keputusan Itjma’ Ulama Komisi Fatwa SeIndonesia VI Tahun 2018.

Menchik, J. (2016). Islam and Democracy Indonesia: Tolerance without Liberalism. New York: Cambridge University Press.

Miller, H.T, & Demir, T. (2007). Policy Communities di F. Fischer, G.J. Miller, & M.S. Sidney. Handbook of Public Policy Analysis: Theory, Politics, and Methods. Boca Raton, London, dan New York: CRC Press Taylor & Francis Group.

Phillips, A. (1995). The Politic of Presence. New York: Oxford University Press,inc.

Putnam, R.D. (1993). Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy. New Jersey: Princeton University Press.

Saidi, A. (Eds). (2004). Meneguk Agama, Membangun Tahta: Kebijakan Agama Orde Baru. Jakarta: Desantara Utama.

Scott, J. (1990). Domination and the Arts of Recognition. Yale: Yale University Press.

Scott, J. (2009). The Art of Not Being Governed: An Anarchist History of Upland Southeast Asia. New Haven dan London: Yale University Press.

Siahaan, M. (2005). Hukum Acara Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Jakarta: Konstitusi Press.

Sutiyoso, B. (2009). Hukum Acara Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Bandung: PT. Citra Aditya Sakti.

Tajfel, H & Turner, J. (1979). An Integrative Theory of Intergroup Conflict di W.G. Austin & S. Worchel (Eds). The Social Psychology of Intergroup Relations. California: Brooks/Cole Pub.Co.

Tauchid, M. (2009). Masalah Agraria: Sebagai Masalah penghidupan dan Kemakmuran Rakyat Indonesia. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional.

Taylor, C. Politic of recognition in C. Taylor & C.M Taylor (Eds). (1994). Multiculturalism. New Jersey: Princeton University Press.

Tim Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi. (2017). Ensiklopedia Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta: Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tsing, A. L. (2005). An Ethnography of Global Connection. Princeton and Oxford: Princeton University Press.

Varshney, A. (2002). Ethnic Conflict and Civic Life: Hindus and Muslims in India. New Haven and London: Yale University Press.

Wibawa. S. (2013). Filsafat Jawa. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Young, I.M. (2000). Inclusion and Democracy. New York: Oxford University Press,inc.

Jurnal

Callahan, K. (2007). “Citizen Participation: Models and Methods”. International Journal of Public Administration. 30 (11). 1179-1196

David L. Laitin,”Identity Transformation”, European Journal of Sociology, Vol. 36, No.2 1995, 162-166

Farisi, M.I. (2014). “Bhinneka Tunggal Ika (Unity in Diversity): From Dynastic Policy to Classroom Practice”. Journal of Social Science Education. 12 (1). 46-61.

Mansbridge, Jane. (2003). “Rethinking Representation”. The American Political Science Riview. 97 (4). 515-528

Maulidi, M.A. (2017). “Problematika Hukum Impelmentasi Putusan Final dan Mengikat Mahkamah Konstitusi Perspektif Negara Hukum”. JH Ius Quia Iustum. 2 (4). 535-557.

Tadjoeddin, M.Z. (2004). “Civil Society Engagement and Communal Violence: Reflection of Various Hypotheses in the Context of Indonesia”. Politics Administration and Change. 42.1-18

Yudianita, F. (2015). “Tinjauan Yuridis terhadap Aliran Kepercayaan Dihubungkan dengan Pasal 29 Ayat 2 Undang-Undang Dasar 1945”. JOM Fakultas Hukum. 2 (2). 1-14

Dokumen Azhar. (2017, 8 Desember). Solusi MUI Perihal Kolom penghayat Kepercayaan, 8 Desember 2017 https://mui.or.id/berita/solusi-mui-perihal-kolompenghayat-kepercayaan/

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jawa Tengah. Pendaftaran Ormas dan LSM dari https://kesbangpol.jatengprov.go.id/pendaftaran-ormas-dan-lsm

Dewan Musyawarah Pusat Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia. (2018). Surat Keputusan Nomor 022/SK/DMP-V/ XI/2018

Dewan Musyawarah Pusat Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia. (2018). Petunjuk Operasional Pelaksanaan Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Nomor 065/ DMP-V/K.1/X/2018.

Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Pedoman Implementasi Layanan Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada Satuan Pendidikan.

Hantoro, J. 2019, 22 Februari. Cerita Warga Bandung Dapat KTP Pertama untuk Penghayat. https://www.nasional.tempo.co/cerita-warga-bandungdapat-ktp-pertama-untuk-penghayat diakses pada 17 Desember 2018.

Hantoro, J. 2018, 17 Januari. MUI Tak Ingin Agama dan Aliran Kepercayaan Disejajarkan. https://www.nasional.tempo.co/mui-tak-ingin-agama-dankepercayaan-disejajarkan

Sejarah MLKI

Humas Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2018). Perpres No. 96/2018: Inilah Persyaratan Pendaftaran Biodata Penduduk dan Penerbitan KK dari https://setkab.go.id/perpres-no-962018-inilah-persyaratan-pendaftaranbiodata-penduduk-dan-penerbitan-kk

Humas Sekretaris Kabinet Republik Indonesia. (2018, 4 April). Menag: Pencantuman Penghayat Kepercayaan di KTP Sudah Dikomunikasikan Dengan Tokoh Agama. dari http://setkab.go.id/menag-pencantumanpenghayat-kepercayaan-di-ktp-sudah-dikomunikasikan-dengan-tokohagama/

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi. Undang-Undang Dasar 1945. https://jdih.ristekdikti. go.id/perundangan/konten/1834 diakses pada 23 November 2018.

Kementerian Dalam Negeri. (2018). Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 471.14/10666/DUKCAPIL

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. (2013). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Mahkamah Konstitusi. (2010). Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 140/ PUU/VII/2009.

Mahkamah Konstitusi. (2017). Putusan Nomor 97/PUU-XIV/2016.

Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta. (2015). Surat Pernyataan Sikap Paguyuban Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta. (2017). Buku Panduan. Yogyakarta

Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia. (2015). Surat Keputusan Nomor: 007/SK.DMP-I/VII/2015.

Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia. (2014). Anggaran Dasar Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia.

Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia. (2018). Dokumen Kegiatan MLKI DIY Tahun 2018-2019.

Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia. (2018). Rencana Strategis Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI) Periode 2014-2019.

© 2023 Program Peduli. All rights reserved.